Suara riuh para siswa terdengar di sudut ruang prakarya SMA Negeri 46 Jakarta, Senin siang itu. Di antara tumpukan botol plastik dan potongan kulit sintetis, dua siswi tampak sibuk memilah bahan. Di tangan mereka, limbah bukan lagi sampah—melainkan peluang untuk menciptakan perubahan.
Dari ruang sederhana itu, lahirlah ide yang membawa nama Rizma dan Amanda Shakira menuju Final Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2025. Sebuah perjalanan panjang yang dimulai bukan dari ambisi besar, melainkan dari keresahan sederhana terhadap limbah di sekitar mereka.
Dari Keresahan Menjadi Aksi
Segalanya bermula ketika Rizma memperhatikan tumpukan limbah kulit sintetis dan botol plastik di lingkungan rumahnya. “Kalau semua orang membiarkannya, siapa yang akan peduli?” pikirnya. Pertanyaan sederhana itu menjadi awal dari langkah besar.
Dengan semangat yang masih diragukan banyak orang, ia memberanikan diri mengajukan ide daur ulang limbah menjadi produk bernilai kepada gurunya, Pak Ezra. Meski sempat bimbang, sang guru melihat tekad besar di balik mata muridnya. Ia pun bersedia menjadi pembimbing.
Rizma tak berjalan sendiri. Ia mengajak Amanda, sahabat sekaligus rekan sevisi yang juga memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan. Bersama, mereka memutuskan untuk menciptakan produk ramah lingkungan berbasis daur ulang—sandal dan sepatu dari bahan limbah kulit sintetis serta botol plastik bekas.
Lima Bulan Perjuangan
Lima bulan perjalanan mereka bukan tanpa rintangan. Proposal demi proposal disusun, riset dilakukan, hingga percobaan demi percobaan dilakukan di sela waktu belajar. Mereka bahkan belajar menganyam sendiri, setelah kesulitan mencari pengrajin yang mau membantu di Jakarta.
Namun semangat pantang menyerah menjadi bahan bakar utama. “Kalau gagal hari ini, berarti kami belajar sesuatu untuk besok,” ujar Amanda suatu kali. Dan benar, kerja keras itu membuahkan hasil.
Pada 20 Agustus 2025, kabar bahagia datang: Rizma dan Amanda lolos ke tahap nasional FIKSI 2025, mewakili Provinsi DKI Jakarta. Produk mereka sandal dan sepatu dari limbah sintetis dan plastic menjadi bukti nyata bahwa kreativitas bisa tumbuh dari kepedulian terhadap bumi. Produk sepatu yang dibuat oleh Rizma dan Amanda menjadi bagian dari perjalanan mereka dalam kompetisi FIKSI 2025
Cycletic: Dari Ide Menjadi Gerakan
Kisah Rizma dan Amanda tak berhenti di meja lomba. Mereka ingin gagasan mereka memberi dampak lebih luas. Maka lahirlah Cycletic, sebuah program lingkungan sekolah yang menggabungkan edukasi dan aksi nyata.
Melalui Cycletic, mereka menempatkan tempat sampah khusus di sekolah untuk menampung dua jenis limbah: minyak jelantah dan botol plastik. Limbah tersebut dikumpulkan, lalu diolah kembali menjadi bahan bakar alternatif dan bahan baku produk kerajinan.
Program ini bukan hanya tentang daur ulang, tetapi juga tentang menumbuhkan kesadaran baru di kalangan siswa bahwa perubahan besar berawal dari kebiasaan kecil.
Didukung dan Didorong untuk Terus Tumbuh
Dalam perjalanan menuju final, Rizma dan Amanda tidak sendirian. Mereka mendapat bimbingan intensif dari Pak Ezra dan Pak Ilham, serta dukungan penuh dari SMA Negeri 46 Jakarta dan pembina FIKSI tingkat provinsi.
Kini mereka tengah menyiapkan karya tulis ilmiah, video presentasi, poster, dan penyempurnaan produk untuk tahap final. Di balik kesibukan itu, keduanya belajar banyak hal—tentang kerja sama, tanggung jawab, dan arti keberlanjutan.
Melangkah untuk Masa Depan
Perjalanan menuju final FIKSI mungkin masih panjang, tetapi apa yang telah mereka capai sudah menjadi inspirasi bagi banyak orang di sekolah. Rizma dan Amanda telah membuktikan bahwa perubahan besar tidak selalu dimulai dari panggung besar, melainkan dari keberanian untuk mengambil langkah pertama.
Seperti bumi yang terus berputar meski diam di mata manusia, semangat keduanya bergerak tanpa henti—menumbuhkan harapan bahwa masa depan yang hijau bisa dimulai dari ruang kelas sederhana di Jakarta Selatan.
Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025 dengan tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045” dengan tagline “Anak Indonesia Bersaudara.”Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan “Pagi Ceria” serentak di sejumlah sekolah, termasuk di SMA Negeri 46 Jakarta yang dilaksanakan Rabu, 23 Juli 2025 . Acara ini bertujuan sebagai bentuk cinta tanah air, menumbuhkan rasa kebangsaan, serta mempererat persatuan dan kebersamaan di antara murid.
Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan “Pagi Ceria” serentak di sejumlah sekolah, termasuk di SMA Negeri 46 Jakarta.Kegiatan dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan sambutan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 46 Jakarta, Ibu Maryana Sipayung,S.Si. dalam sambutannya, beliau mengapresiasi kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Pendidikan ini. “Hari ini, bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa kita akan melaksanakan kegiatan Pagi Ceria yang akan kita laksanakan dengan semangat. Supaya sehat dan semangat, mari kita laksanakan kegiatan Pagi Ceria ini dengan ceria juga,” ungkap beliau.
Kegiatan dilanjutkan dengan Senam Anak Indonesia Hebat, sebuah senam berirama ceria yang menggambarkan semangat anak-anak Indonesia yang sehat dan cerdas. Kegiatan ini dilaksanakan oleh siswa dan guru yang ikut aktif bergerak bersama di bawah bimbingan OSIS dan guru olahraga.Kemeriahan berlanjut dengan Senam Poco-poco sehingga membuat suasana lapangan semakin semarak dan ceria. Iringan musik yang energik menambah semangat seluruh peserta mengikuti gerakan dengan antusias dan gembira. Gerakan kompak dan musik penuh semangat membuat lapangan sekolah dipenuhi energi positif.
Setelah senam, seluruh peserta berdiri tegak dan dengan penuh semangat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Lagu ini menjadi simbol yang kuat, menegaskan semangat nasionalisme dan cinta tanah air.
Selanjutnya seluruh peserta diajak untuk menundukkan kepala dalam doa bersama, dipimpin oleh Bapak Sahrul Ramadhan, S.Pd.I. Doa dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas karunia yang diberikan serta harapan agar seluruh anak Indonesia mendapatkan masa depan yang gemilang serta mendapatkan kelancaran dalam kegiatan belajar mengajar.
Acara ditutup oleh Ibu Maryana Sipayung,S.Si dengan mengucap syukur bahwa acara dapat berjalan lancar dan beliau juga memberikan semangat dan motivasi agar para murid diharapkan dapat lebih mencintai tanah air dan mempererat persatuan serta kesatuan.
Kegiatan Pagi Ceria berlangsung dengan lancar dan meriah. Para siswa tampak senang mengikuti rangkaian acara yang tidak hanya menyegarkan fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan rasa bangga sebagai anak Indonesia. Semoga kegiatan ini terus menjadi tradisi positif dalam memperingati Hari Anak Nasional di tahun-tahun mendatang.
Jakarta, 6 Juli 2025 — Bangga banget, Warga Empat Enam! Siswa dan siswi SMAN 46 terlibat langsung dalam acara “Exquisite Indonesia” yang digelar Karsa Seni Indonesia (KSI) pada Sabtu, 5 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi saat mengharumkan budaya nusantara sebelum keberangkatan tim ke Eropa (Serbia, Makedonia Utara, Rumania, dan Polandia) pada 14–26 Agustus 2025 .
🎭 Partisipasi SMAN 46 Jakarta
SMAN 46 bangga ikut ambil bagian lewat penampilan gabungan:
Gambang Kromong Betawi — musik tradisional Jakarta yang enerjik dan penuh warna, dibawakan oleh siswa musik tradisi sekolah.
Tari Dayak Kalimantan — gerak khas adat Dayak yang kaya ekspresi, dimainkan oleh siswa tari tradisi.
Kedua penampilan ini menambah semarak acara dan menegaskan bahwa nusantara memang harus dijaga dalam setiap gerak dan nada.
📣 Pesan dari Komunitas
Salah satu anggota KSI menyampaikan:
“Aku juga bangga banget sama SMA 46, bukan hanya murid tari & musik tradisinya yg hebat… tp dukungan guru2nya jg super hebat….. love you all pol deh…..💜🧡🩷”
Kata-kata ini jadi bukti nyata bahwa semangat kolektif dan dukungan guru-guru sekolah selalu jadi bahan bakar semangat untuk tampil di panggung yang lebih besar.
👩🏫 Perwakilan Guru yang Dukung
Dukungan nyata tak hanya datang dari dalam panggung. Guru pendamping yang turut hadir secara langsung dan memberi dukungan moral adalah:
Ibu Mirza Franita
Bapak Kaswary
Kehadiran mereka jadi bukti solidnya dukungan sekolah terhadap perkembangan siswa di bidang budaya dan seni tradisi.
🌟 Semangat Budaya dan Diplomasi Seni
Pertunjukan “Exquisite Indonesia” ini bukan sekadar hiburan—tapi juga aksi diplomasi budaya. Lewat koreografi dan musik tradisional, Indonesia ditampilkan sebagai negara kaya budaya, beragam, dan sangat cantik. Kehadiran siswa dari SMAN 46 menunjukkan komitmen sekolah mendukung pemajuan budaya lewat peran aktif di panggung nasional dan internasional.
⏭️ Langkah Berikutnya
Kini, tim KSI sudah bersiap menyambut panggung Eropa! Semoga kolaborasi musik dan tarian daerah yang dibawa mewakili kekayaan budaya dan identitas Indonesia. Ayo kita dukung mereka. SMA Negeri 46 diajak gak yah ke eropa ??? #SemangatEmpatEnam!
🏆 SMAN 46 Jakarta Panen Prestasi! O2SN, FLS2N, Piala DPRD, OPSI, dan Solo Vokal Provinsi! 🎉🎶
Jakarta, Juli 2025 – Satu per satu prestasi kembali ditorehkan oleh para siswa SMAN 46 Jakarta. Di bulan Juli ini, semangat dan dedikasi siswa terbukti lewat pencapaian luar biasa di berbagai bidang: olahraga, seni, hingga penelitian ilmiah. SMAN 46 semakin menunjukkan bahwa kualitas siswanya tak hanya unggul di kelas, tapi juga di panggung kompetisi tingkat kota hingga provinsi!
🥋 Karate – Kategori Kata (O2SN Jakarta Selatan 2)
🥇 Juara 1: Resya Khairu Rizki
🥈 Juara 2: Dzaky Alaudin Martono
Lewat teknik yang presisi dan semangat tanding tinggi, Reysa dan Dzaky sukses mengangkat nama SMAN 46 di ajang O2SN cabang karate tingkat Jaksel 2.
🥋 Pencak Silat – Seni Tunggal (O2SN Jakarta Selatan 2)
🥇 Juara 1: Diaz Ramadhan
Gerakan Diaz yang penuh makna dan kekuatan dalam seni pencak silat tunggal berhasil memukau dewan juri. Kemenangan ini jadi bukti bahwa seni bela diri juga punya estetika dan nilai budaya tinggi.
✍️ FLS2N – Cipta Puisi (Sastra)
🥈 Juara 2: Ratu Renata Simanjuntak
Dengan diksi yang tajam dan makna yang dalam, Ratu Renata mengalirkan gagasan dan rasa lewat bait-bait puisinya. Di ajang FLS2N Jakarta Selatan 2, ia berhasil meraih Juara 2 untuk kategori Cipta Puisi, membuktikan bahwa kekuatan kata juga bisa jadi senjata prestasi.
🏅 Piala Ketua DPRD DKI Jakarta – Karate
🥉 Juara 3: Resya Khairu Rizki
Tak cukup sampai di O2SN, Reysa kembali menunjukkan konsistensinya di ajang Piala Ketua DPRD DKI Jakarta. Meski harus puas di posisi ketiga, perjuangannya melawan lawan tangguh tetap layak diacungi jempol.
“Alhamdulillah Pak Alam, 46 kembali naik podium. Makasih ya Pak atas doanya, maaf ya Pak cuma bisa juara 3… lawannya lumayan berat dan sangat melelahkan,” tulis Reysa. 🙏😁
🔬 KIR SMAN 46 – OPSI di SMAN 60 Jakarta
🥉 Juara 3: Herwit Rafif Wijaya, Ayyuzman Farrel Elreika, Thesalonicca Virginia Aurellia Saiser, Aqsha Alghifari
Tim KIR SMAN 46 kembali menegaskan bahwa siswa-siswi 46 juga tajam di dunia penelitian. Mereka meraih Juara 3 di ajang OPSI Jakarta Selatan 2, membuktikan bahwa nalar kritis dan semangat riset hidup dalam budaya sekolah ini.
🎤 Solo Vokal SMA Tingkat Provinsi DKI Jakarta
🥉 Juara 3: Indhira Raharjanti Chadijah
Prestasi tak berhenti sampai di sana—kali ini suara emas siswa kami menggemakan nama sekolah di tingkat provinsi! Indhira Raharjanti Chadijah sukses meraih Juara 3 dalam lomba Solo Vokal SMA tingkat Provinsi yang diselenggarakan oleh PRJ (Pekan Raya Jakarta). Penampilannya memukau juri dengan vokal yang matang dan penuh penghayatan.
Congrats Indhira! 👏👍 Suaramu bukan hanya enak didengar, tapi juga menggetarkan semangat kita semua.
🎓 Kata Kepala Sekolah
Bapak Achmad Safari, S.Pd., M.Si. selaku Kepala SMAN 46 Jakarta menyampaikan rasa bangganya:
“Setiap prestasi adalah bukti bahwa siswa kita punya potensi luar biasa. Tugas kita adalah mendukung, membina, dan membuka ruang untuk mereka berkembang.”
🚀 SMAN 46: Sekolah Aktif, Siswa Produktif
SMAN 46 terus berkomitmen menjadi tempat tumbuhnya talenta muda di berbagai bidang. Kami percaya bahwa pendidikan bukan hanya soal nilai, tapi juga soal pengalaman, karya, dan karakter.
🎉 Selamat kepada seluruh siswa berprestasi: Resya, Dzaky, Diaz, Ratu Renata, Tim KIR, dan Indhira! Kalian semua adalah inspirasi dan kebanggaan #WargaEmpatEnam. Teruslah berkarya, dan jangan pernah lelah untuk melangkah lebih jauh! 💪🔥
“Rayakan Harmoni Nusantara Lewat Aksi, Kolaborasi, dan Budaya”
Jakarta, 19 Juni 2025 – Suasana penuh semangat dan warna budaya begitu terasa di halaman SMA Negeri 46 Jakarta. Hari itu, seluruh warga sekolah berkumpul dalam rangka Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang mengusung tema “Harmoni Nusantara”. Acara ini menjadi puncak dari proses panjang eksplorasi nilai-nilai Pancasila yang dibungkus dengan cara yang kreatif, kolaboratif, dan pastinya: keren!
🎤 Pembukaan yang Berkesan
Tepat pukul 07.30 WIB, acara dibuka dengan penyambutan tamu kedinasan (Turut hadir dalam acara ini, Kasatlak Pendidikan Kebayoran Baru, Bapak Baban Sobarna, dan Pengawas Paket SMA Jakarta Selatan 2, Bapak Kastolani) oleh Tim Palang Pintu A. Setelah itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC dari kalangan guru, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta doa pembuka oleh Bapak Nurjono Ibnu Hibban, M.Pd.
Sambutan dari Ketua Pelaksana Bapak Wiwik Setiawan, M.Pd., Komite Sekolah, dan Kepala SMAN 46 Jakarta, Bapak Achmad Safari, S.Pd., M.Si., jadi penanda dimulainya acara secara resmi. Dalam sambutannya, mereka mengapresiasi kerja keras siswa dan guru dalam mempersiapkan kegiatan ini sebagai refleksi nyata dari karakter pelajar Pancasila.
💃 Budaya, Musik, dan Kolaborasi Tanpa Batas
Usai seremoni pembukaan, suasana langsung dibuat meriah dengan penampilan seni budaya dari berbagai kelas. Mulai dari:
Tari Kalimantan,
Tari Lenggang Nyai,
Parade Palang Pintu B & Pencak Silat,
Hingga deretan Musik dan Tari Nusantara yang ditampilkan oleh siswa kelas X dan XI.
Setiap penampilan diiringi oleh musik tradisional seperti Gambang Kromong, yang dibawakan live oleh tim musik siswa. Bahkan, ada vokal keren dari siswa seperti Dorothee dan Indhira yang bikin suasana makin hidup!
Menurut laporan dari Wartakota Tribunnews, acara ini nggak cuma soal pentas seni. Di sisi lapangan, ada stand-stand budaya dari berbagai daerah – mulai dari Kalimantan, Bali, Sumatera, Aceh, dan lainnya – lengkap dengan makanan khas, kerajinan tangan, lagu daerah, hingga cerita rakyat. Serasa keliling Indonesia dalam satu hari!
🧠 P5 = Nilai + Aksi Nyata
Kegiatan P5 ini bukan sekadar seremonial. Tujuannya adalah membentuk karakter siswa yang:
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan,
Berkebhinekaan global,
Bergotong royong,
Mandiri,
Bernalar kritis, dan
Kreatif.
Semua nilai itu tergambar dalam proses persiapan, kerja tim, hingga penampilan siswa di atas panggung dan stand.
👏 Penutup yang Bikin Bangga
Acara ditutup pada pukul 11.40 WIB dengan penampilan Musik Gambang Kromong bertajuk “Ujan Gerimis” yang sukses menutup kegiatan dengan manis. Ada rasa bangga, haru, dan semangat baru dari seluruh warga sekolah setelah melihat hasil kerja keras bersama.
📸 Dokumentasi & Apresiasi
Terima kasih untuk seluruh guru, siswa, panitia, dan tamu undangan yang telah menyukseskan kegiatan ini. Kegiatan Gelar Karya P5 tahun ini membuktikan bahwa semangat kolaborasi bisa menyatukan kreativitas dan budaya dalam satu momen yang tak terlupakan.
✨ SMAN 46 Jakarta terus berkomitmen untuk mendukung pembelajaran berbasis karakter, budaya, dan aksi nyata. Yuk terus berkarya dan jadikan sekolah bukan sekadar tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh!
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Salam sejahtera bagi kita semua,
Dengan mengucap syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, berdasarkan hasil rapat dewan guru SMA Negeri 46 Jakarta tentang penentuan kelulusan peserta didik kelas XII Tahun Pelajaran 2024/2025, maka dengan ini diumumkan bahwa:
🔗 Hasil kelulusan dapat dilihat melalui tautan dibawah ini (Silahkan Klik Tautan Berikut): 👉 PENGUMUMAN KELULUSAN SMAN 46 JAKARTA (Pastikan data KELAS (contoh : XII1) dan NIS diisi dengan benar untuk mengakses hasil.)
🎓 Kata-Kata Motivasi
Kepada seluruh siswa kelas XII yang telah menempuh perjalanan panjang selama tiga tahun di SMA Negeri 46 Jakarta, kami ucapkan:
SELAMAT dan SUKSES! Hari ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan gerbang menuju dunia yang lebih luas. Teruslah belajar, berkembang, dan memberi arti di mana pun kalian berada. Jangan takut gagal, karena kegagalan hanyalah jeda menuju keberhasilan.
Ingatlah:
“Pendidikan bukan sekadar memperoleh ijazah, tapi tentang menjadi manusia seutuhnya.” — Ki Hajar Dewantara
📸 Kenangan Tak Terlupakan
Masih ingat saat MPLS pertama kali, wajah-wajah tegang tapi penuh semangat? Atau saat belajar daring yang penuh drama sinyal hilang dan tugas menumpuk? Dan sekarang, kalian telah membuktikan bahwa semua itu bukan hambatan. Kenangan di lorong kelas, ruang OSIS, kantin favorit, hingga senyum guru dan teman — akan selalu menjadi bagian indah dari cerita kalian.
😂 Pantun: Masa Depan Cerah
Ke kampus naik bus cepat, Jangan lupa bawa buku tebal. Kuliah nanti pasti mantap, Ilmu dan prestasi bakal semakin hebat!
Makan siang di kantin ceria, Menyimak dosen penuh semangat. Dunia kuliah sudah di depan mata, Penuh harapan dan kesempatan gemilang!
Demikian pengumuman ini kami sampaikan. Selamat menempuh jenjang selanjutnya dengan semangat, jaga nama baik almamater, dan tetap menjadi pribadi yang membanggakan keluarga, sekolah, dan bangsa.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Jakarta, 5 Mei 2025 Hormat kami, Kepala Sekolah SMA Negeri 46 Jakarta Achmad Safari, S.Pd., M.Si